SMART-link | Niwan Fadliardi’s Blog

May 7, 2009

ASURANSI, APA PERLU

Filed under: asuransi — Tags: , — admin @ 12:02 am

Pada dasarnya, asuransi adalah sebuah produk keuangan yang memiliki fungsi untuk memberikan perlindungan keuangan atas resiko/musibah yang mungkin terjadi. Ada dua hal yang harus kita garis bawahi disini, yaitu perlidungan keuangan dan resiko. Yang dimaksud dengan perlindungan keuangan yaitu asuransi memberikan santunan atau ganti rugi jika terjadi resiko. Yang dimaksud dengan resiko/musibah yaitu kejadian yang ditanggung oleh asuransi seperti kematian, kecelakaan, cacat, kebakaran, dll.

Jadi, untuk menjawab apakah kita perlu asuransi atau tidak, dan asuransi apa saja yang diperlukan, harus kita lihat resiko apa yang mungkin terjadi dan seberapa besar akibatnya secara keuangan. Misalnya, Anda seorang kepala keluarga yang menafkahi anak dan istri. Jika Anda meninggal dunia, maka anak istri Anda akan kehilangan nafkah. Ini artinya Anda memerlukan asuransi jiwa sehingga jika terjadi musibah, maka pihak asuransi akan memberikan santunan pada anak istri untuk menggantikan sementara nafkah tersebut. Namun jika Anda masih bujangan dan tidak memiliki tanggungan atau hutang, maka tidak ada akibat keuangan yang besar jika Anda meninggal dunia, ini artinya Anda tidak memerlukan asuransi jiwa.

Asuransi jiwa ini memiliki banyak sekali varian untuk menarik minat konsumen. Yang paling sederhana yaitu asuransi jiwa jenis term life dimana dana Anda akan hangus jika tidak terjadi musibah. Sebetulnya asuransi seperti inilah yang paling menguntungkan untuk nasabah, karena preminya murah dan tidak harus khawatir kalau perusahaan asuransinya bangkrut di masa depan. Namun sayangnya banyak nasabah yang tidak tertarik karena uangnya hangus jika tidak ada klaim.

Ada juga asuransi jiwa plus investasi yang bentuknya juga bermacam-macam seperti asuransi pendidikan, asuransi pensiun, dan sebagainya. Intinya sama saja, asuransi plus investasi. Bedanya hanyalah tujuan penggunaan dana investasinya, apakah hasil investasinya itu untuk biaya pendidikan anak-anak, atau untuk masa pensiun nanti.

Sama juga prinsipnya dengan asuransi kerugian misalnya asuransi rumah dan kendaraan. Jika Anda kendaraan yang Anda miliki mengalami kerusakan karena kecelakaan atau hilang dicuri, apakah hal tersebut akan berpengaruh terhadap keuangan Anda. Kalau ya, maka Anda perlu asuransi kendaraan. Begitu juga sebaliknya kalau Anda merasa itu tidak penting atau tidak bermasalah untuk menggunakan uang pribadi untuk kerusakan kendaraan, maka Anda tidak perlu asuransi kendaraan.

Asuransi seperti payung yang bisa melindungi Anda di waktu hujan. Ia hanya digunakan untuk berjaga-jaga saja. Jika hujan ia akan terpakai, jika tidak hujan ia tidak terpakai. Namun terpakai ataupun tidak, Anda tetap harus beli payung tersebut. Maka sebelum memutuskan apakah akan membeli payung atau tidak, pertimbangkan apakah hari akan hujan atau sepertinya cerah-cerah saja. Apakah bermasalah jika kehujanan, atau tidak mengapa sedikit basah. Sama dengan asuransi, pertimbangkan dulu seberapa besar kemungkinan resiko itu terjadi. Dan apakah akan bermasalah kalau terjadi resiko, artinya bisakah resiko itu ditanggung sendiri saja, atau harus didukung dengan asuransi.

Asuransi apa yang baik? Yaitu asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda merasa sulit menabung rutin, pilih saja asuransi pendidikan yang bisa memaksa Anda untuk menyisihkan dana untuk masa depan anak-anak. Namun jika Anda sudah punya rencana dana pendidikan sendiri, asuransi jiwa term life akan lebih baik untuk Anda. Untuk asuransi kesehatan, coba pelajari di peraturan perusahaan tempat Anda kerja, kalau sudah cukup memadai, maka asuransi ini tidak diperlukan lagi. Selain itu, sebagai seorang Muslim, pilihlah asuransi syariah. Karena asuransi syariah bebas dari unsur riba dan judi yang kental sekali pada asuransi konvensional.

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan juga ketika membeli asuransi.

  1. Untuk asuransi jiwa, pastikan nama pihak tertanggung adalah Anda sendiri sebagai pencari nafkah, bukan atas nama istri. Masukan nama istri dan anak-anak sebagai pihak penerima manfaat.
  2. Simpan polis asuransi di tempat yang aman dan diketahui juga oleh ahli waris Anda. Khusus untuk polis asuransi rumah, jangan disimpan di dalam rumah.
  3. Ketiga, minta petugas asuransi untuk menjelaskan kepada Anda dan ahli waris bagaimana prosedur klaim asuransi jika terjadi musibah.
  4. Pastikan Anda selalu membayar preminya tepat waktu dan simpan tanda bukti pembayaran karena akan dibutuhkan pada saat klaim.

May 6, 2009

MARI BERINVESTASI

Filed under: umum — admin @ 11:52 pm

Dikutip dari detikcom

Bila Anda melakukan investasi, ada dua pilihan: melakukan investasi secara periodik, atau investasi sekali saja. Keduanya memberikan nilai investasi yang sama berarti. Tinggal Anda pilih mana yang sesuai dengan kekuatan dana yang Anda miliki.

Periodik

Bila berinvestasi secara periodik, maka ini berarti Anda melakukan investasi secara rutin. Anda bisa melakukan investasi setahun sekali, enam bulan sekali, atau bahkan sebulan sekali. Beberapa orang ada yang berinvestasi setiap satu atau dua minggu sekali. Tapi yang penting di sini adalah bahwa yang dimaksud dengan periodik adalah melakukan investasi secara rutin.

Biasanya, berinvestasi secara periodik adalah cara yang paling ampuh untuk mengejar target dana yang besar kelak. Anda tak perlu memiliki jumlah dana yang besar pada saat ini, tapi Anda cukup hanya menyisihkan sebagian kecil penghasilan Anda untuk lalu diinvestasikan ke dalam sebuah produk investasi. Lama kelamaan, Anda akan memiliki saldo investasi yang begitu besar, karena Anda juga mendapatkan bunga.

Berinvestasi secara periodik sama seperti seorang tukang bangunan yang sedang membuat dinding. Apa yang ia lakukan adalah mengambil sebuah bata, mengoleskannya dengan semen, lalu menempelkannya. Ambil lagi sebuah bata, memberikan semen, dan menempelkannya di sebelah kiri atau kanan bata yang tadi. Begitu seterusnya sampai ia bisa menyelesaikan satu lapis. Setelah itu, ia akan melanjutkannya dengan lapis kedua. Lapis kedua selesai, dilanjutkan dengan lapis ketiga. Begitu seterusnya.

Lama kelamaan, Anda akan melihat sebuah dinding. Persis seperti itulah gambarannya bila Anda berinvestasi secara periodik. Hanya bedanya, dengan berinvestasi, Anda juga mendapatkan bunga. Sementara tukang bangunan tadi, tidak mendapatkan ‘bunga’. Yang ia lakukan hanyalah seperti menabung ke dalam celengan saja secara rutin. Tetapi prinsipnya sama saja: sedikit-sedikit, akan menjadi bukit.

Sekali Saja

Anda juga bisa berinvestasi sekali saja (lump sum). Artinya, Anda cukup memasukkan uang sekali saja ke dalam sebuah produk investasi. Deposito, umpamanya, Anda endapkan selama -katakanlah- sepuluh tahun. Setiap tahun, Anda akan mendapatkan bunga yang bisa ditambahkan ke uang pokok. Kemudian didepositokan lagi sehingga bunganya makin lama makin besar. Tapi, selama Anda tidak pernah menyentuhnya, sampai selama sepuluh tahun. Setelah sepuluh tahun, Anda akan memiliki jumlah dana yang sangat besar.

Berinvestasi secara lump sum persis seperti kalau Anda naik ke sebuah gunung bersalju. Dari atas, Anda ambil sekumpulan salju dengan tangan Anda, lalu membentuknya menjadi sebuah bola. Setelah itu, Anda lepaskan bola salju itu dari atas, untuk digelindingkan ke bawah. Apa yang terjadi? Dalam perjalanannya dari atas sampai bawah, bola salju itu makin lama akan makin besar. Dan pertumbuhan bola salju itu persis seperti deret ukur:

1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256, 512, 1024, 2048, 4096, dan seterusnya.

Nah, seperti itulah gambarannya bila Anda berinvestasi secara lump sum.

Gunakan Hukum 72

Kapan investasi Anda berlipat menjadi dua? Kalau Anda melakukan investasi sekali saja, maka ada saatnya jumlah investasi Anda akan berlipat dua. Sebagai contoh, bila Anda menginvestasikan Rp 1 juta pada deposito yang memberikan suku bunga 12% per tahun (di-roll over setiap tahun), maka uang Rp 1 juta Anda akan berlipat dua dalam waktu enam tahun.

Cara menghitungnya adalah dengan menggunakan “Hukum 72″. Bagi angka 72 dengan suku bunga (misalnya 12%) dari produk investasi Anda. Sebagai contoh: (72/12) x 1 tahun = 6 tahun.

Itulah jangka waktu yang dibutuhkan agar investasi Anda bisa berlipat dua.

Selamat datang

Filed under: motivasi, umum — Tags: , — admin @ 2:46 pm

selamat datang di weblog pribadi saya

web ini akan saya gunakan untuk menulis segala informasi tentang peluang usaha yang dapat anda lakukan secara paruh waktu maupun full time

saya sudah melakukannya dan sudah menikmati hasilnya, sangat membantu menunjang kestabilan ekonomi keluarga

maka itu saya merasa bertanggung jawab untuk menginformasikan ini kepada semua teman, sahabat dan keluarga agar dapat merasakan juga apa yang saya rasakan

semoga blog ini menjadi inspirasi untuk anda, seperti saya terinspirasi oleh orang-orang yang memulai bisnisnya sendiri sebelum saya.

terimakasih

SMART-link

Hello world!

Filed under: Uncategorized — admin @ 2:15 pm

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Powered by WordPress